Ia mempertanyakan legitimasi moral kepemimpinan organisasi apabila proses yang melahirkannya sejak awal sudah diwarnai dugaan transaksi.
Hamid mengatakan persoalan tersebut bukan semata-mata perebutan jabatan, melainkan menyangkut kepercayaan warga Nahdliyin terhadap hasil Muktamar.
Baca Juga:
Soal Kepengurusan Mardiono-Agus, Kader PPP Ajukan Banding Administratif ke Presiden
Serukan Rais Syuriyah jangan Terpengaruh
Forum Penyelamatan NU menyerukan kepada para Rais Syuriyah PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia agar tidak terpengaruh oleh tekanan maupun tawaran yang dapat mencederai independensi mereka dalam menentukan pilihan.
Hamid meminta para kiai tetap mengedepankan pertimbangan keulamaan, kapasitas, integritas, serta kepentingan organisasi.
Baca Juga:
Drama Muktamar X PPP: Mardiono dan Agus Sama-sama Klaim Menang Aklamasi
“Kami menyerukan kepada seluruh Rais Syuriyah PWNU dan PCNU agar tidak mengikuti keinginan pihak mana pun yang ingin membeli dukungan. Jangan sampai kepentingan sesaat menghancurkan tatanan dan marwah Nahdlatul Ulama di mata umat,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa NU memiliki sejarah panjang yang dibangun para ulama, termasuk Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari. Karena itu, menurutnya, proses Muktamar harus dijaga agar tetap mencerminkan tradisi musyawarah dan etika keulamaan.
Minta KPK Awasi Sumber Dana