WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dampak bencana tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, masih dirasakan oleh masyarakat hingga saat ini.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dan warga yang terdampak musibah tersebut.
Baca Juga:
BNPB Tinjau Banjir Kudus, Warga Harapkan Normalisasi Sungai Juwana
Komitmen itu ditegaskan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto saat memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Desa Tempur, Kecamatan Keling, pada Jumat (16/1/2026).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jepara yang dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan Forkopimda, pada Jumat(16/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Suharyanto menyampaikan sejumlah arahan sekaligus menegaskan bentuk dukungan BNPB terhadap upaya pemulihan pascabencana di Jepara.
Baca Juga:
Pemprov Sumut Percepat Penyusunan R3P, BNPB Dampingi Pendataan Hingga Tingkat Desa
Melanjutkan bantuan yang sebelumnya telah disalurkan, Kepala BNPB menyampaikan tiga pesan penting kepada para pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Kabupaten Jepara, agar penanganan dampak bencana dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pesan pertama yang ditekankan adalah pentingnya memprioritaskan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terdampak.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto S.Sos., M.M., memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Jepara yang dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dan Forkopimda, pada Jumat(16/1/2026).