Langkah efisiensi tersebut dinilai penting untuk memastikan anggaran negara benar-benar digunakan pada program yang memiliki prioritas tinggi.
“Ada anggaran yang tidak mendesak, tidak urgent bisa ditunda dulu,” ujarnya.
Baca Juga:
PDIP Respons Prabowo soal Pengamat, Sebut Risiko Pilihan Rakyat
Sebelumnya, wacana pemotongan gaji pejabat negara disinggung oleh Presiden Prabowo Subianto saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat tersebut pemerintah membahas langkah mitigasi untuk menghadapi dampak konflik di Timur Tengah yang turut mendorong kenaikan harga energi global.
Prabowo dalam kesempatan itu mencontohkan kebijakan penghematan yang diterapkan pemerintah Pakistan ketika menghadapi gejolak ekonomi global.
Baca Juga:
Guntur Romli Kritik Rencana Utusan Khusus Pengawas BUMN dari Presiden Prabowo
Menurutnya, negara tersebut menerapkan sejumlah kebijakan efisiensi, termasuk pemotongan gaji pejabat negara serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas.
“Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR,” kata Prabowo.
Ia menjelaskan bahwa dana hasil penghematan tersebut kemudian dialihkan untuk membantu kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak kondisi ekonomi.