WahanaNews.co, Jakarta - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyampaikan komitmen pemerintah mengawal perwujudan perlindungan layak pekerja dan penerapan praktik bisnis bertanggung jawab yang merupakan kunci menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
"Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong dan mengawal penerapan prinsip-prinsip ini agar setiap pekerja di negeri ini dapat menikmati hak-haknya, mendapatkan perlindungan yang layak, serta bekerja dalam kondisi yang manusiawi," kata Wamenaker Afriansyah Noor dalam keterangan diterima di Jakarta, Kamis (22/8/2024).
Baca Juga:
Bupati Sergai Minta Tenaga Administrasi Sekolah Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme
Berbicara dalam Seminar Nasional tentang Penguatan Strategi Nasional Indonesia dalam Bisnis dan Hak Asasi Manusia untuk Mewujudkan Pekerjaan yang Layak pada Rabu (21/8) kemarin, Wamenaker menyoroti pentingnya komitmen bersama dalam melaksanakan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
Praktik bertanggung jawab tersebut, kata dia, yakni setiap langkah diambil tidak hanya memperhitungkan keuntungan ekonomi, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat, dan hak asasi manusia.
Sebagai bagian dari komitmen ini, lanjutnya. Strategi Nasional Bisnis dan HAM (Stranas BHA) yang telah disahkan melalui Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2023 harus diperkuat melalui pembentukan kebijakan yang mendukung, pengawasan yang ketat, serta peningkatan kesadaran dan kapasitas para pelaku bisnis.
Baca Juga:
Wakil Bupati Karo: Calon Guru Penggerak Perlu Memiliki Kompetensi Pengembangan Sekolah
Dia menuturkan Stranas BHA diharapkan dapat menjadi dasar bagi praktik bisnis yang mengedepankan prinsip-prinsip hak asasi manusia serta standar ketenagakerjaan internasional.
"Melalui kolaborasi erat antara kementerian, organisasi pengusaha, dan organisasi pekerja, kita akan dapat memperkuat implementasi kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ucap Wamenaker.
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sesuai tugasnya, jelas Afriansyah, juga berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang mengintegrasikan hak asasi manusia ke dalam praktik bisnis yang bertanggung Jawab.