6. Membuka Ruang Dialog dan Mendengar Masukan Publik
Sebagai program yang menggunakan dana publik dalam jumlah sangat besar, MBG harus terbuka terhadap kritik, masukan, dan pengawasan masyarakat.
Baca Juga:
Tak Cuma Avtur, Kemenhub Ungkap Penyebab Utama Harga Tiket Pesawat Mahal
YLKI meminta BGN memperluas ruang dialog dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sipil, akademisi, organisasi konsumen, orang tua murid, dan kalangan profesional.
Kritik dan evaluasi publik tidak boleh dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai instrumen penting untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan dan terus mengalami perbaikan.
7. Membangun Sistem Pengaduan Konsumen yang Efektif
Baca Juga:
YLKI Desak Presiden Prabowo Turun Tangan Atasi Pemadaman Listrik
YLKI juga menyoroti pentingnya keberadaan sistem pengaduan yang mudah diakses, responsif, dan transparan bagi seluruh penerima manfaat MBG.
Orang tua, siswa, guru, maupun masyarakat harus memiliki saluran yang jelas untuk melaporkan berbagai persoalan, mulai dari kualitas makanan, keterlambatan distribusi, hingga dugaan keracunan pangan.
Untuk itu, BGN didorong membangun sistem pengaduan nasional yang memungkinkan masyarakat memantau tindak lanjut setiap laporan secara terbuka dan akuntabel.
Momentum Membangun Kepercayaan Publik