Ia mengaku hanya berusaha memberikan penampilan terbaik tanpa memikirkan hasil akhir.
"Sebenarnya tidak menyangka bisa pecah rekor. Saya hanya berusaha lempar sebisanya, tetapi ternyata dari lemparan sebisanya itu malah pecah rekor di sini. Tentunya saya senang dan masih engga expect," kata Kadek.
Baca Juga:
Wakil Ketua DPR Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Pencabulan Anak di Tanjungbalai, Guru ASN Diminta Disanksi Jika Terbukti
Kadek juga menceritakan sejumlah tantangan yang dihadapi selama mengikuti kejuaraan di Meksiko.
Perjalanan panjang dari Indonesia menuju lokasi pertandingan serta perbedaan makanan menjadi kendala yang sempat memengaruhi kondisi atlet.
Meski demikian, ia mengatakan seluruh hambatan tersebut dapat diatasi dengan manajemen pemulihan yang baik serta membawa persediaan makanan khas Indonesia selama berada di luar negeri.
Baca Juga:
Kabur ke Martapura, Polres Kerinci Bekuk Empat Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Lintas Provinsi
"Kendala yang pertama solusinya istirahat yang banyak. Untuk yang kedua, kita membawa bekal makanan dari Indonesia. Jadi, dua kendala itu bisa kita atasi," ujar Kadek.
Prestasi membanggakan juga ditorehkan pelari putri Indonesia, Nanda Mei Sholihah.
Ia sukses menyumbangkan tiga medali emas sekaligus memecahkan rekor Asia pada nomor lari 100 meter T47.