Ia mengambil langkah bijak dengan mengalihkan sebagian penghasilannya ke instrumen investasi serta menyiapkan dana pendidikan untuk anaknya di masa depan.
“Awalnya saya ingin membeli rumah lagi, tapi setelah dipikir-pikir, saya memilih investasi emas dan mempersiapkan pendidikan anak di masa yang akan datang,” katanya.
Baca Juga:
Erick Thohir Ungkap Tiga Ancaman Serius bagi Generasi Muda, Kemenpora Perkuat Program Kepemudaan
Lebih jauh, Revo tidak hanya mengejar pencapaian pribadi. Ia menyimpan harapan besar agar generasi berikutnya, khususnya anaknya, dapat meraih prestasi yang lebih tinggi darinya, bahkan hingga level Olimpiade.
“Saya ingin anak saya menjadi atlet Olimpiade, cabang olahraga apapun. Saya ingin dia lebih sukses dari ayahnya, lebih berprestasi,” jelasnya.
Namun, perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Revo mengenang masa awal kariernya yang penuh tantangan dan pengorbanan.
Baca Juga:
Pasang Badan Buat MBG, Ivan Wirata Absen Saat GMNI Jambi Minta Klarifikasi
Saat masih duduk di bangku SMA pada 2014, ia sudah mengikuti berbagai kejuaraan nasional, meskipun harus membiayai sebagian kebutuhannya sendiri.
Selama tiga kali mengikuti kejuaraan dengan bantuan orang tua, hasil yang diharapkan belum juga tercapai.
Kondisi tersebut sempat memunculkan keraguan dari keluarga terhadap pilihan kariernya di dunia olahraga.