WahanaNews.co | India segera menguji F/A-18E Super Hornet AS sebagai pesawat tempur masa depan kapal induk baru.
Nantinya, pesawat tempur itu akan diproduksi secara nasional oleh INS Vikrant.
Baca Juga:
Ditolak Parlemen, Hibah Kapal Induk ke RI Justru Bikin Italia Hemat Ratusan Miliar
Menurut pers lokal, Angkatan Laut India sebenarnya telah meminta dua pesawat tempur F/A-18E Super Hornet dari Amerika Serikat untuk serangkaian tes.
Pada akhir Mei, dua Super Hornet akan tiba di kompleks uji darat untuk lepas landas dan mendarat Angkatan Laut India di negara bagian Goa.
Dilansir dari Bulgarian Military, berkenaan dengan hal ini, kapal induk India yang baru sebenarnya bertipe STOBAR (Short Take-Off But Arrested Recovery).
Baca Juga:
TNI AL Siapkan 500 Pelaut untuk Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
Ini berarti setengah jalan antara STOVL dan CATOBAR [Catapult Assisted Take-Off Barrier Arrested Recovery], seperti halnya kapal induk utama Amerika.
Di sisi lain, pesawat tempur Amerika sejauh ini telah beroperasi tepat dari CATOBAR Amerika, tetapi tidak dari STOBAR.
Oleh karena itu, harus ditunjukkan di India bahwa ia dapat melakukannya dengan mudah hingga berat lepas landas maksimum yang diizinkan.