Menurut dia, status ekonomi menjadi salah satu sorotan karena dua tahun belakangan, Puslapdik tidak mewajibkan kunjungan langsung ke rumah calon penerima KIP Kuliah.
Alasannya pandemi sehingga dikhawatirkan ada kecurangan saat mengisikan data-data pada saat seleksi KIP Kuliah.
Baca Juga:
Universitas Tadulako Palu Minta Pemerintah Tambah Kuota KIP Kuliah
Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz, mengatakan, dirinya juga merupakan mahasiswa penerima beasiswa.
“Sama seperti Anda, saya juga kuliah dengan bantuan beasiswa. Mulai semester 3 sampai akhir tidak bayar kuliah. Saat melanjutkan ke tingkat spesialis saya juga mulai kuliah sambil bekerja,” kata Muchamad Nur.
Ia menyampaikan agar mahasiswa menjadi wirausaha dengan melihat apa yang dibutuhkan orang lain dan mengubahnya sebagai kesempatan usaha.
Baca Juga:
Pendaftaran KIP-Kuliah untuk Jalur Mandiri Resmi Dibuka, Simak Infonya!
“Saya dulu berjualan fotokopi untuk diktat. Pakailah ilmu bodoh. Jangan terlalu menjadi pemikir. Tapi ilmu bodoh yang mempunyai strategi peta jalan hidup,” jelasnya.
Rektor Untidar Magelang, Mukh Arifin, berharap, mahasiswa penerima KIP Kuliah akan menjadi duta atau teladan mahasiswa Untidar lain.
Teladan dalam semangat belajar, mengembangkan diri, dan berperilaku yang menjunjung akhlak baik.