"Ketua Umum DPP Partai Golkar Bapak Bahlil Lahadalia menymbut baik rencana Mubes Kosgoro 1957", kata Dave Laksono kepada wartawan, Selasa (3/3/2026) usai pertemuan empat mata dengan Bahlil Lahadalia.
Menurut Dave, dalam pembicaraan itu Bahlil secara tegas menyatakan tidak akan melakukan intervensi dalam proses pencalonan maupun pelaksanaan Mubes mendatang.
Baca Juga:
Kerja Sama Dagang RI–AS Menguat, Investasi Mineral Wajib Bangun Smelter di Dalam Negeri
"Ketua Umum Bahlil Lahadalia tidak ada campur tangan dengan pencalonan seseorang atau tidak mendukung secara khusus seseorang yang akan maju menjadi calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957", tutur Dave menirukan pernyataan Ketua Umum Bahlil.
Dave menjelaskan, sikap tersebut penting untuk meluruskan berbagai klaim yang berkembang di internal organisasi.
Ia menilai pernyataan Bahlil sekaligus menepis isu adanya dukungan khusus kepada figur tertentu menjelang Mubes.
Baca Juga:
Bahlil Yakin Hakim MK Berlatar Politisi Tetap Independen dan Milik Negara
"Kita bangga dengan sikap arif dan bijaksana seorang Ketum Bahlil yang tidak berpihak kepada salah satu calon dan mendukung suksesnya pelaksanaan Mubes Kosgoro 1957 secara demokratis adalah menjadi modal semangat dan pegangan bagi semua keluarga besar Kosgoro 1957 guna terlaksananya Mubes secara fair dan demokratis", ujarnya.
Lebih lanjut, Dave mengungkapkan bahwa sikap Bahlil tersebut juga telah disampaikan kepada senior Partai Golkar, H. R. Agung Laksono, yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR RI dari Fraksi Golkar.
"Sikap yang disampaikan pak Bahlil kepada kami dalam pertemuan itu, juga telah disampaikan kepada Senior Partai Golkar yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Kosgoro 1957 Bapak H.R Agung Laksono, yaitu tidak ada keberpihakan atau mendukung salah satu calon ketua umum Kosgoro 1957 yang akan maju pada Mubes nanti:, tuturnya mengisahkan hasil pertemuan H.R. Agung Laksono beberapa waktu lalu dengan Bahlil.