Sebelum bergabung dengan Garda Nasional, Syifa telah lebih dulu menempuh pendidikan di lingkungan akademik Amerika Serikat.
Pengalaman pendidikan tersebut mendorongnya mencari jalur pengembangan diri yang dinilai mampu membentuk disiplin, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.
Baca Juga:
Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Narkoba 'Modus Telan' di Soetta
Ibunda Syifa, Safitri, mengungkapkan bahwa keputusan putrinya bergabung dengan Army National Guard tidak diambil secara tergesa-gesa.
“Motivasi utamanya adalah pendidikan, pembentukan karakter, dan pengembangan diri. Karena tinggal dan bersekolah di Amerika, Kezia memilih jalur yang tersedia secara legal di sana. Keputusan ini bukan semata-mata soal militer, tetapi tentang masa depan dan kedisiplinan,” ujar Safitri.
Safitri mengakui rasa bangga bercampur cemas sebagai orangtua, namun keluarga meyakini Syifa berada dalam sistem yang resmi dan profesional.
Baca Juga:
KBRI Yaoundé Temukan PMI di Republik Kongo Bekerja Tanpa Kontrak Tertulis
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.