WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan akan membentuk dan mengaktifkan Komite Audit sebagai langkah memperkuat upaya bersih-bersih di internal kementeriannya.
Langkah ini diambil menyusul temuan adanya kejanggalan dalam laporan audit, serta indikasi praktik "deep state" di lingkungan Kementerian PU.
Baca Juga:
Sambut Libur Nataru 2026/2027, 10 Jalan Tol Baru RI Bakal Berfungsi!
"Oh iya," ujar Dody saat memastikan rencana aktivasi Komite Audit, dikutip Rabu (1/4/2026), melansir CNBC Indonesia.
Ia menegaskan, pembentukan Komite Audit menjadi bagian dari langkah konkret untuk memperbaiki tata kelola dan memastikan proses pengawasan berjalan lebih optimal.
"Tinggal tunggu saja. Nama-namanya saja. Siapa ini. Tinggal saya berikan SK Menteri saja," ucapnya.
Baca Juga:
Prabowo Setujui Alokasi Anggaran Rp100,1 Triliun Pemulihan Pascabencana Sumatra
Dody mengatakan, kebutuhan mengaktifkan Komite Audit semakin mendesak seiring adanya indikasi ketidakwajaran dalam proses audit internal yang ditemukannya.
Menurutnya, langkah ini juga menjadi respons atas kondisi internal yang dinilai belum sepenuhnya bersih, sehingga diperlukan penguatan mekanisme pengawasan.
"Oh enggak bersih. Tidak ada. Tidak ada orang bersih. Tapi kan saya bilang tadi. Sebagian besar Kementerian PU itu masih baik. Masih bersih," ujar Dody.