Tahun 1987, Dino mulai bergabung
dengan Kementerian Luar Negeri.
Pada 1999, Ia menjadi juru
bicara pemerintah Indonesia saat referendum PBB di Timor Leste. Lalu, pada
2002, menjadi Direktur Urusan Amerika Utara di Kemenlu.
Baca Juga:
Sandiaga Uno Mengaku Bangga Pernah Berjuang Bersama Prabowo, Anies dan Ganjar
Tapi,
sepanjang karirnya sebagai diplomat, Dino dikenal sebagai orang dekat Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.
Sejak 2004, Dino menjadi juru
bicara, penasehat kebijakan luar negeri, hingga penulis pidato untuk SBY.
Masih di zaman SBY, Dino pun ditunjuk menjadi Duta Besar Indonesia untuk
Amerika Serikat, dari tahun 2010 sampai 2013.
Baca Juga:
Sukses Layani Listrik MotoGP Mandalika 2024, Menteri Sandiaga Uno: PLN Luar Biasa!
Tahun 2014, Dino sempat mencoba
peruntungan dengan ikut konvensi Calon Presiden
dari Partai Demokrat.
Tapi, yang saat itu menang
konvensi adalah bos media dan mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan.
Hingga pada Juni 2014, Dino
ditunjuk menjadi menjadi Wakil Menteri Luar Negeri. Jabatan itu hanya Ia emban
selama tiga bulan saja, sampai Oktober 2014.