“Danantara itu besar namanya, waktu launching juga besar-besaran,” ujar Hensa.
Ia menyinggung kehadiran tiga presiden dalam peluncuran Danantara sebagai simbol ekspektasi besar publik.
Baca Juga:
Danantara Bantah Isu Perombakan Direksi PLN, Dony Oskaria Tegaskan Belum Ada RUPS
“Publik butuh narasi keadilan dan bukti konkret, bukan hanya janji dan jargon,” katanya.
Meski menyampaikan sejumlah catatan kritis, Hensa menilai Danantara tetap memiliki potensi besar bagi perekonomian nasional.
Ia menyebut Danantara berpeluang menjadi salah satu keajaiban ekonomi Indonesia di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga:
BP BUMN Siapkan Digitalisasi Ekspor SDA, MARTABAT Prabowo-Gibran: Arah Baru Kedaulatan Ekonomi
Dalam pidatonya di World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, Kamis (23/1/2026) -- Presiden Prabowo menyebut Danantara mengelola aset hingga 1 triliun dolar Amerika Serikat.
Presiden menjelaskan Danantara dirancang sebagai instrumen investasi negara untuk membiayai industri masa depan.
Ia menegaskan Danantara menjadi bagian dari strategi percepatan industrialisasi nasional.