"Dian mengatakan ibunya sensitif pada cahaya kepada petugas koperasi," ujar Hengki.
Tanpa sepengetahuan Dian, pegawai koperasi simpan pinjam ini menghidupkan flash light HP-nya. "Begitu dilihat, langsung teriak takbir, ’allahu akbar’. Ini sudah mayat,” lanjut Hengki.
Baca Juga:
Ribuan Umat Serbu Vegetarian Food Bazaar 2024 di Vihara Citra Maitri Jaya
Diminta Tak Melapor
Begitu keluar kamar, petugas koperasi segera berbicara dengan dua mediator jual beli dan mengajak mereka keluar.
Budianto yang mengetahui petugas koperasi melihat Renny sudah menjadi mayat pun meminta mereka tidak melapor ke warga atau polisi.
Baca Juga:
Pemkot dan PCNU Kota Jakarta Barat Bersinergi Tangani Pengolahan Sampah Organik di Kalideres
Keterangan saksi yang disampaikan Hengki selaras dengan keterangan tetangga rumah yang pernah mencium bau busuk pada pertengahan tahun ini.
Kepada Kompas.com, tetangga rumah keluarga Rudyanto, Tio (58) mengaku pada rentang Maret-April lalu sempat ada bau busuk yang bersumber dari rumah tetangganya yang mengusik lingkungan sekitar.
"Saat itu saya pikir bau bangkai, tapi berminggu-minggu baunya tidak hilang-hilang, ujarnya. Setelah lewat beberapa pekan, lanjut Tio, bau tersebut hilang dengan sendirinya.