Peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam setelah ia menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam kejadian tersebut, korban diserang saat mengendarai sepeda motor dan langsung berteriak kesakitan sebelum terjatuh ke jalan.
Baca Juga:
Iran Tuntut Rp4.623 Triliun Imbas Serangan AS dan Israel
Warga sekitar kemudian memberikan pertolongan, sementara pelaku melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Andrie mengalami luka serius pada mata kanan serta luka bakar sekitar 20 persen pada tubuh akibat siraman air keras tersebut.
Kasus ini juga berdampak pada internal TNI setelah Kepala BAIS TNI, Yudi Abrimantyo, memilih mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban di tengah sorotan publik.
Baca Juga:
Tekanan Utang Menghimpit, Bripka Alexander Riberu Ditemukan Tewas Gantung Diri
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.