Keduanya, yakni DMN (43) dan DN (36), mengaku melihat api pertama kali muncul dari lantai satu rumah sebelum kemudian merambat ke lantai dua.
"Diungkapkan Sumarni, api diduga bersumber dari korsleting listrik rumah."
Baca Juga:
PLN UP3 Bekasi Wujudkan Mimpi Warga Lewat Program Listrik Gratis LUTD
Saat melakukan olah tempat kejadian perkara, petugas menemukan sejumlah perabot rumah tangga yang hangus terbakar.
Di lantai satu rumah berukuran sekitar 100 meter persegi, ditemukan satu unit AC beserta kabel yang terhubung ke colokan listrik dalam kondisi terbakar.
"Kata Sumarni, kami juga menemukan adanya barang-barang perabotan rumah tangga yang sudah terbakar seperti TV dan atap rumah yang rusak akibat api yang merambat ke lantai dua kamar ukuran 4x5 meter."
Baca Juga:
Dendam 8 Tahun Berujung Penyiraman Air Keras, Aksi Kejam di Bekasi Dirancang Matang
Kebakaran tersebut berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, masing-masing dua unit dari Kabupaten Bekasi dan satu unit dari Kabupaten Karawang.
Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, polisi menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Sementara itu, dugaan adanya unsur intimidasi terhadap saksi muncul dari informasi yang diterima Komisi Pemberantasan Korupsi.