Menurut Tandyo perkembangan lingkungan strategis tidak lagi hanya berorientasi pada ancaman invasi langsung tetapi mencakup kehadiran proksi yang berada di depan mata dan dapat mengganggu stabilitas nasional.
“Pendahulu kita dulu sering menyampaikan bahwa tantangan kita akan semakin berat, kita tidak berhadapan dengan negara-negara yang akan menginvasi kita tapi proksi ada di depan mata,” tambahnya.
Baca Juga:
Al Araf Soroti Draf Perpres TNI, Dinilai Ancam HAM dan Demokrasi
Beberapa jabatan strategis yang turut mendapatkan kenaikan pangkat antara lain Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo, Gubernur Akademi Angkatan Laut Laksda TNI Sigit Santoso, dan Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsda TNI M. Taufiq Arasj.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.