"Komandan Satuan Brimob dan Kanit Propam Polda Papua Barat akan terlibat, kami akan bekerja sama dengan rekan-rekan dari Pomal, Intel Armada, dan Intel Lantamal untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh tentang kejadian tersebut," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa setelah insiden bentrok itu, penyelidikan menyeluruh akan segera dilakukan oleh semua fungsi yang ada.
Baca Juga:
Tutup Sekolah Kader, Masyarakat Adat Raja Ampat Sepakati Arah Perjuangan Bersama
Tujuannya adalah untuk memahami akar masalahnya dan akan diikuti dengan sanksi tegas terhadap anggota yang terlibat secara aktif jika terbukti bersalah.
Dugaan kuat menyebutkan bahwa terjadi kesalahpahaman antara anggota Brimob dan Pomal TNI AL di Pelabuhan Laut Sorong pada hari Minggu, yang kemudian berujung pada pertikaian antara aparat keamanan sendiri.
Akibatnya, beberapa personel Kepolisian dan TNI AL mengalami luka-luka.
Baca Juga:
BLUD Raja Ampat dan Institut USBA Perkuat Kelembagaan Masyarakat Adat untuk Konservasi Berkelanjutan
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.