WAHANANEWS.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada ruang aman bagi oknum pegawai pajak yang menyalahgunakan jabatan dengan berlindung di balik nama besar atau klaim backing kekuasaan.
Penegasan itu disampaikan Purbaya saat melantik pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Jakarta Utara pada Kamis (22/1/2025) -- di hadapan jajaran pejabat yang memegang peran strategis dalam menjaga penerimaan negara.
Baca Juga:
Usul IMF Naikkan PPh 21 Ditolak Mentah-mentah, Ini Alasan Menkeu
“Kalau ada yang nawar-nawar atau bawa-bawa backing, sampaikan ke saya,” kata Purbaya.
Ia menegaskan seluruh jajaran DJP tidak perlu ragu dan tidak boleh takut melapor jika menemukan intervensi, tekanan, atau praktik jual nama perlindungan dalam pelaksanaan tugas.
“Kita bereskan ramai-ramai,” tegas Bendahara Negara itu.
Baca Juga:
Sidak Menkeu Bongkar Klaim Suap Perusahaan Baja China di Tangerang
Purbaya mengingatkan jabatan di Direktorat Jenderal Pajak bukanlah hadiah, melainkan amanah besar yang menentukan keberlangsungan negara.
“Kalau fiskal berantakan, kepentingan negara ikut berantakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan kerusakan fiskal dapat berdampak langsung pada stabilitas nasional dan bahkan mengancam keutuhan negara.