WahanaNews.co | Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi menjawab isu yang menyebutkan pihaknya menawarkan posisi calon wakil presiden Anies Baswedan ke Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Choi sekaligus menjawab isu keretakan hubungan dengan Partai Demokrat gara-gara persoalan kursi cawapres. Dia menyampaikan hal itu tak benar.
Baca Juga:
Delapan Fraksi DPR Sepakat RUU Pertanggungjawaban APBN 2025 Dilanjutkan, Soroti Efektivitas Belanja Negara
"Astaghfirullahaladzim. Kita sudah sepakat, enggak ada masalah, sudah bulat untuk koalisi," kata Choi, mengutip Political Show CNNIndonesia Tv, belum lama ini.
Choi memang tak membantah ada pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Airlangga terkait koalisi. Dia hanya menyampaikan NasDem membuka diri terhadap partai lain yang ingin ikut dalam koalisi.
Choi mempersilakan partai mana pun bergabung dengan koalisi pengusung Anies Baswedan. Namun, ia mengatakan kedatangan partai baru tak serta-merta mendapatkan cawapres.
Baca Juga:
Ali Mazi Dorong RUU Daerah Kepulauan Segera Disahkan, Soroti Ketimpangan Infrastruktur Pulau Terluar
"Kami sambut, ahlan wa sahlan wa marhaban dengan karpet merah, karpet biru, karpet putih, karpet kuning," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Irwan Fecho juga membantah kabar keretakan partainya dengan NasDem.
Dia berkata Demokrat tetap fokus menjalankan koalisi dengan NasDem dan PKS. Namun, ia mengaku tak masalah bila NasDem menjajaki komunikasi dengan partai lain.
"Kalau kawan NasDem ada komunikasi, itu hak prerogatif," ujar Irwan. [eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.