Tokoh masyarakat Sinak, Yulius Murib, mengakui kehadiran ODC 2026 membawa ketenangan bagi warga yang sebelumnya sempat merasa takut.
"Kehadiran ODC juga memberikan rasa aman kepada masyarakat di Sinak,” kata Yulius Murib.
Baca Juga:
Bareskrim Gerebek Meja Goyang Timah Ilegal, 16 Ton Pasir Timah Sempat Diselundupkan
Ia menyebut perubahan pola operasi yang lebih humanis membuat masyarakat semakin terbuka dan tidak lagi merasa cemas saat berpapasan dengan aparat di jalan.
Apresiasi juga datang dari Kepala Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramanday, yang menilai pendekatan terukur tersebut perlu terus dipertahankan agar kepercayaan publik meningkat dan trauma masa lalu dapat perlahan hilang.
"Mudah-mudahan dengan pola yang saat ini dilakukan Satgas ODC dapat membuat masyarakat kembali percaya hingga menghilangkan trauma masa lalu sekaligus wilayah itu kembali aman," kata Frits Ramanday.
Baca Juga:
Keji! Istri Mau Melahirkan, Suami di Malaka NTT Malah Bacok Pakai Parang
Wilayah kerja Satgas Damai Cartenz mencakup 10 kabupaten di tiga provinsi di Tanah Papua yang berada di bawah dua wilayah hukum, yakni Polda Papua dan Polda Papua Tengah.
Untuk wilayah Polda Papua, daerah tugas meliputi Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua, Kabupaten Lanny Jaya, Nduga, Pegunungan Bintang, dan Yahukimo di Papua Pegunungan.
Sementara di wilayah Polda Papua Tengah, Satgas bertugas di Kabupaten Intan Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Mimika, dan Paniai.