Pendalaman tersebut sekaligus menjadi langkah KPK untuk memastikan apakah terdapat informasi atau dokumen internal lain yang pernah diakses maupun dimanfaatkan di luar kewenangan Setya sebagai staf administrasi.
Kasus ini juga menjadi perhatian internal KPK karena menyangkut integritas pegawai serta keamanan informasi dalam institusi yang memiliki akses terhadap berbagai dokumen sensitif penanganan perkara korupsi.
Baca Juga:
Aleg dan OPD Sulteng Diduga Kongkalikong Kelabui KPK
Penyusunan protap khusus dokumen rahasia diharapkan dapat memperketat mekanisme akses sekaligus meminimalkan potensi kebocoran informasi kepada pihak yang tidak berkepentingan.
KPK selanjutnya akan melanjutkan penyidikan terhadap Setya sekaligus mengevaluasi mekanisme internal berdasarkan temuan yang diperoleh dari pengungkapan dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.