WAHANANEWS.CO, Jakarta - Krisis air bersih pascabanjir bandang di Sumatera Barat mendorong TNI Angkatan Darat turun langsung dengan mengerahkan armada pemadam kebakaran ke lokasi terdampak.
TNI Angkatan Darat mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menyuplai air bersih bagi warga terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera Barat pada Minggu (25/1/2025).
Baca Juga:
Pulihkan Transportasi, TNI AD Bangun Jembatan di Banyak Titik
Langkah tersebut dilakukan karena hingga saat ini para korban banjir masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan kondisi tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (26/1/2025).
“Penyaluran air bersih dilakukan karena pascabanjir bandang, sejumlah sumber air dan sumur warga tercemar material lumpur dan belum dapat digunakan secara normal untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Donny.
Baca Juga:
TNI AD Turun Tangan Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Ia menjelaskan personel yang dikerahkan berasal dari Paldam Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dengan menggunakan dua unit mobil pemadam kebakaran.
Distribusi air bersih dilakukan ke sejumlah titik terdampak banjir di Kota Padang dan sekitarnya.
Salah satu lokasi penyaluran yakni Rumah Dinas Kasdim 0312/Padang dengan volume air bersih sebanyak 3.000 liter.
Penyaluran juga dilakukan di RT 04 RW 01 Korong Gadang untuk 25 kepala keluarga dengan total pasokan air mencapai 6.000 liter.
Selain itu, empat titik di RT 05 RW 12 Jalan Taduh, Kecamatan Kuranji, menerima suplai air bersih bagi 50 kepala keluarga dengan kapasitas 6.000 liter.
Donny menyampaikan hingga saat ini pengerahan mobil pemadam kebakaran untuk suplai air bersih ke wilayah terdampak masih terus berlangsung.
Di saat bersamaan, TNI AD juga menggencarkan pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah bencana.
TNI AD turut mengerahkan mobil penjernih air reverse osmosis ke daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Upaya tersebut dilakukan untuk mempermudah masyarakat korban bencana memperoleh akses air bersih yang layak.
Dengan berbagai langkah tersebut, Donny berharap proses pemulihan wilayah Sumatera Barat pascabencana dapat berjalan secara maksimal.
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]