"Scooter mengatakan pengalamannya 10/10 dan dia akan melakukannya lagi tanpa ragu," canda pihak klinik dalam unggahan media sosial, sebagaimana dikutip dari UPI, Minggu (2/8/2026).
Di balik cerita yang mengundang tawa tersebut, klinik mengingatkan pemilik hewan bahwa konsumsi makanan tertentu oleh anjing dapat menimbulkan risiko kesehatan serius.
Baca Juga:
Populasinya Meledak dan Rugikan Negara, Australia Punya Cara Tak Biasa Atasi Ikan Mas
"Xylitol bisa sangat beracun bagi anjing, menyebabkan kejang dan memengaruhi hati," jelas pihak klinik.
Dalam kasus Scooter dan Jada, kedua anjing tersebut beruntung karena merek permen yang mereka konsumsi tidak menggunakan xylitol.
Namun, tim medis mengingatkan kandungan gula alami dalam jumlah sangat besar tetap dapat menyebabkan masalah kesehatan pada sistem pencernaan anjing.
Baca Juga:
Terdampak Konflik Global, Australia Gandeng Indonesia untuk Pasokan Urea
"Untungnya, merek yang dimakan anjing-anjing itu tidak mengandung xylitol, tetapi jumlah gula alami yang mereka konsumsi masih dapat menyebabkan gangguan pencernaan yang parah," imbuh pihak klinik.
Kisah Scooter kemudian menarik perhatian pengguna media sosial dan memancing sejumlah pemilik anjing membagikan pengalaman serupa mengenai kebiasaan hewan peliharaan mereka menyantap makanan tanpa pengawasan.
Salah seorang pengguna mengaku pernah menghadapi kejadian serupa setelah anjing peliharaannya menghabiskan dua kantong permen Werther's Originals.