WAHANANEWS.CO, Jakarta - Banyak pemilik kucing mengira kibasan ekor adalah tanda bahagia seperti pada anjing, padahal gerakan kecil itu justru bisa menjadi sinyal emosi yang penting untuk dipahami agar tidak salah membaca suasana hati hewan peliharaan.
Saat kucing yang sedang duduk di pangkuan tiba-tiba mengibaskan ekornya, gerakan tersebut bisa menjadi pesan tertentu yang ingin disampaikan kepada manusia di sekitarnya.
Baca Juga:
Stop Sekarang! Ini Akibat Buruk Membuang Rambut ke Kloset
Sebagian kucing menggunakan gerakan ekor untuk mengekspresikan rasa takut, sementara yang lain menunjukkannya sebagai tanda ketidaknyamanan atau emosi lain yang sedang mereka rasakan.
Komunikasi ini menjadi bagian penting dari bahasa tubuh kucing karena ekor merupakan salah satu alat utama komunikasi nonverbal untuk menunjukkan suasana hati mereka.
Dengan memahami bahasa tubuh dari ekor kucing, pemilik dapat merespons perilaku peliharaannya dengan lebih tepat sekaligus menghindari kesalahpahaman.
Baca Juga:
Parmono Bakal Larang Jual Daging Anjing dan Kucing di DKI, Pakar IPB Harap Berlaku Nasional
Dikutip dari laman Love to Know, Sabtu (31/12/2025), terdapat enam gerakan ekor kucing yang paling umum beserta maknanya.
Gerakan pertama adalah ekor tegak dengan sedikit lengkungan di bagian ujungnya yang biasanya menjadi tanda bahwa kucing sedang merasa senang.
Posisi tersebut menunjukkan kucing merasa percaya diri, nyaman, dan tidak keberatan ketika seseorang mendekat atau mengajaknya berinteraksi.