Para kolonis mendatangkan unta ke Australia pada abad ke-19 untuk membantu mengangkut barang melintasi wilayah pedalaman yang sulit dijangkau menggunakan kuda.
Karakteristik unta yang mampu bertahan menghadapi kondisi panas dan kering membuat hewan tersebut cocok digunakan sebagai sarana transportasi di kawasan pedalaman Australia.
Baca Juga:
Petugas Satwa Gerebek Peternakan Kecoa Ilegal Rp2,5 Miliar, 100 Ribu Ekor Disita
Unta kemudian memainkan peranan penting dalam membawa berbagai kebutuhan dan perlengkapan menuju kawasan yang sulit dijangkau menggunakan moda transportasi lain pada masa tersebut.
Muatan yang dibawa menggunakan unta mencakup perbekalan, perlengkapan pembangunan jaringan telegraf, hingga material untuk membangun jalur kereta api.
Para pawang unta yang berasal dari kawasan yang kini menjadi Pakistan dan Afghanistan juga mempunyai peranan besar dalam pengembangan transportasi berbasis unta di pedalaman Australia.
Baca Juga:
Populasinya Meledak dan Rugikan Negara, Australia Punya Cara Tak Biasa Atasi Ikan Mas
Kehadiran para pawang tersebut membantu perjalanan dan pengangkutan barang melintasi kawasan pedalaman yang memiliki kondisi geografis ekstrem.
Peranan unta sebagai sarana transportasi mulai berkurang setelah perkembangan kendaraan bermotor memungkinkan pengangkutan barang dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.
Kemajuan transportasi bermotor akhirnya membuat pemeliharaan unta dianggap tidak lagi sebanding dengan manfaat ekonomi yang diberikan.