Unta bahkan mampu mengonsumsi sebagian besar jenis tanaman yang tersedia di habitatnya sehingga populasi yang terlalu besar dapat memberikan tekanan terhadap vegetasi setempat.
Kondisi tersebut membuat pengendalian populasi menjadi bagian penting dalam pengelolaan unta liar di Australia.
Baca Juga:
Petugas Satwa Gerebek Peternakan Kecoa Ilegal Rp2,5 Miliar, 100 Ribu Ekor Disita
Berpotensi Menjadi Komoditas Premium
Besarnya populasi juga membuka peluang ekonomi karena sebagian unta Australia mulai dimanfaatkan untuk perdagangan, peternakan, maupun pengembangan berbagai produk bernilai tinggi.
Unta Australia dipasarkan dalam jumlah terbatas untuk keperluan pembiakan, pelatihan, dan peternakan.
Baca Juga:
Populasinya Meledak dan Rugikan Negara, Australia Punya Cara Tak Biasa Atasi Ikan Mas
Namun, perdagangan unta tersebut hingga kini masih jauh dari skala industri besar apabila dibandingkan dengan jumlah populasi yang hidup di alam liar.
Tingginya biaya menjadi salah satu tantangan utama dalam mengembangkan unta liar Australia menjadi komoditas komersial dalam skala besar.
Unta yang hidup bebas harus terlebih dahulu dikumpulkan dari kawasan pedalaman yang luas dan sering kali berada jauh dari fasilitas transportasi maupun pusat pengolahan.