Sebagian unta kemudian dilepaskan ke alam liar dan secara bertahap membentuk populasi yang mampu berkembang secara mandiri tanpa bergantung kepada manusia.
Lingkungan Australia bagian tengah ternyata menyediakan kondisi yang sangat mendukung kehidupan dan perkembangbiakan unta.
Baca Juga:
Petugas Satwa Gerebek Peternakan Kecoa Ilegal Rp2,5 Miliar, 100 Ribu Ekor Disita
Minimnya predator alami menjadi salah satu faktor yang memungkinkan populasi unta berkembang dengan cepat di kawasan tersebut.
Ketersediaan vegetasi yang dapat dikonsumsi serta kemampuan unta bertahan dalam lingkungan kering semakin mendukung pertumbuhan populasi mereka.
Kemampuan berkembang biak dalam kondisi alam Australia membuat jumlah unta liar kemudian meningkat pesat hingga menjadi salah satu populasi hewan invasif yang mendapat perhatian.
Baca Juga:
Populasinya Meledak dan Rugikan Negara, Australia Punya Cara Tak Biasa Atasi Ikan Mas
Pertumbuhan populasi tersebut pada akhirnya menimbulkan persoalan bagi pengelola lahan dan masyarakat yang tinggal di kawasan pedalaman Australia.
Unta liar dapat merusak pagar ketika bergerak melintasi kawasan peternakan maupun lahan yang dikelola masyarakat.
Hewan tersebut juga dapat mengganggu sumber air yang memiliki peranan sangat penting bagi manusia, ternak, dan satwa lain di wilayah kering Australia.