Namun kini semuanya tinggal kenangan. Alwi terpaksa putar otak
untuk mencari pekerjaan baru. Beruntung, ibunya selalu memberi dorongan di masa
sulit ini.
Ibunya mengingatkan Alwi untuk menggunakan keahlian yang
didapatkan selama masih kuliah. Alwi memiliki ijazah jurusan fisioterapi di
Universiti Teknologi Mara di Shah Alam, Selangor, pada 2014 lalu.
Baca Juga:
Wilayah Malaysia Kini Resmi Milik RI, Tambah 127,3 Ha
Dengan keahlian fisioterapi itu, Alwi memberanikan diri untuk
membuka jasa perawatan dan pemulihan kesehatan melalui pijat. Alwi juga mulai menawarkan perawatan spa wajah pada awal
Oktober lalu. Semua ini dilakukannya untuk mendapatkan penghasilan.
"Selain servis fisioterapi, saya juga telah menawarkan
perawatan spa wajah awal bulan ini. Bahkan, saya telah menjalani latihan selama
dua bulan lalu. Saya menyadari dampak pandemi dalam industri penerbangan.
Jadwal saya juga semakin berkurang sehingga saya punya banyak waktu untuk
melakukan aktivitas lain. Daripada saya duduk diam, lebih baik melakukan
sesuatu karena mustahil mendapat uang dengan hanya duduk saja," ucapnya.
Baca Juga:
Di Malaysia Banyak Anak Muda Jantungnya Mulai Rusak, Ini Awalnya
Mencari Rejeki di Masa Sulit
Menurut anak kelima daripada enam bersaudara ini, dia menerima
spa perawatan wajah di rumahnya maupun di rumah pelanggan di seputar Cyberjaya
dan Nilai, Negeri Sembilan. Ada beberapa pengalaman menarik yang dibagikan
Alwi. Dia pernah menerima pesan dari seorang wanita yang mau melakukan
perawatan spa wajah.
"Saya bilang kalau ini hanya untuk pelanggan lelaki. Jadi,
saya memintanya untuk mencari layanan yang ditawarkan oleh wanita. Sepertinya
dia mengira saya ini wanita," ujarnya.