Sementara itu, tiket pertandingan pembuka fase grup antara Amerika Serikat melawan Paraguay dijual mulai Rp19 juta hingga Rp47,5 juta.
Kenaikan harga tiket tersebut memicu sorotan tajam dari anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Nellie Pou dan Frank Pallone Jr..
Baca Juga:
Fantastis! Jasa Joki UTBK di Surabaya Dipatok Hingga Ratusan Juta Rupiah
Keduanya mengirim surat kepada Presiden FIFA Gianni Infantino pada Kamis (7/5/2026) waktu setempat untuk meminta penjelasan terkait sistem harga dinamis yang dinilai tidak transparan.
"Kami sangat prihatin dengan laporan bahwa FIFA menggunakan sistem harga yang tidak transparan, aturan yang berubah-ubah, dan praktik yang berpotensi menyesatkan sehingga suporter kesulitan mendapatkan kursi," bunyi surat tersebut.
"Kami meminta penjelasan lebih lanjut tentang praktik penjualan tiket ini, termasuk bagaimana FIFA memastikan Piala Dunia tetap terjangkau untuk semua suporter dan bagaimana mereka merespons penggemar yang merasa dirugikan," lanjut isi surat itu.
Baca Juga:
Aksi Brutal Pemobil Lempar Stik Pembatas ke Pegawai SPBU di Cileungsi Viral
Menanggapi kritik tersebut, Infantino menyebut harga tiket mengikuti kondisi pasar hiburan di Amerika Serikat.
"Kami harus melihat kondisi pasar. Kami berada di pasar hiburan paling berkembang di dunia, jadi kami harus menerapkan harga sesuai pasar," ujar Infantino.
Ia juga menyinggung sistem penjualan ulang tiket atau resale yang legal di Amerika Serikat sehingga harga tiket dapat berubah tergantung permintaan pasar.