Sebaliknya, saat perjalanan pulang seseorang cenderung tidak memiliki ekspektasi tertentu sehingga waktu terasa berjalan lebih cepat.
“Ini semua tentang ekspektasi Anda, apa yang Anda pikirkan saat tiba,” kata Michael Roy, psikolog dari Elizabethtown College.
Baca Juga:
Di Balik Temuan 995 Senjata, Ada Hak Siswa atas Sekolah yang Aman
Meski demikian, Roy menegaskan bahwa ekspektasi bukan satu-satunya faktor yang memengaruhi fenomena ini.
“Kami tidak mengatakan ini satu-satunya penyebab, kemungkinan besar ada penyebab lain juga,” katanya.
Salah satu teori lain datang dari psikolog Montana State University, Richard A Block, yang menyoroti faktor tekanan psikologis.
Baca Juga:
Jual Anjing Kesayangan Demi untuk Makan
Menurutnya, perjalanan menuju suatu tujuan biasanya disertai tekanan untuk tiba tepat waktu.
“Ketika Anda memiliki tujuan, Anda ingin tiba tepat waktu,” tulis Block.
Namun saat perjalanan pulang, tekanan tersebut cenderung berkurang sehingga seseorang menjadi lebih santai.