"Jadi saya semangat sekali. Saya ngomong, pa kalau gitu
kita harus memperkuat, kualitas yang bagus kita pertahankan terus. Nah itu
Avian itu tumbuh terus, double digit setiap tahunnya. Jadi Avian ini sekarang
sudah 40 tahun. 40 tahun itu ibarat kalau setiap 10 tahun itu naiknya puluhan
kali, dawarsa kedua puluh naiknya ratusan, dasawarsa ketiga puluh naiknya
ribuan, dasawarsa keempat puluh ini sudah puluhan ribu kali," imbuhnya.
"Sehingga merk cat nasional yang dari home industri
bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan global dan kami menjadi salah satu
yang terbesar di Indonesia. Di dunia, pada ulang tahun yang ke-40 ini, kami
bersyukur menjadi nomor 40," pungkasnya.
Baca Juga:
Dulu Anak OB, Kini Miliki Aset Triliunan Rupiah
Sukses Lewati Krisis
98
Di usia 35 tahun, Hermanto telah sukses melewati krisis
tahun 98. Kesuksesan Hermanto melewati krisis, berkat pesan dari sang ayah yang
ia ingat dan laksanakan dengan baik.
Baca Juga:
5 Tantangan yang Harus Ditaklukkan untuk Jadi Pengusaha Sukses
"Jadi waktu krisis 97 98, kami seluruh perusahaan,
seluruh anak cucu punya usaha, itu tidak ada yang sampai hutang tidak bisa
dibayar, baik hutang ke bank atau hutang ke principle. Semuanya kami bisa bayar
karena papa sudah mengajarkan. Jangan berhutang dalam mata uang asing karena
kita berjualan di Indonesia, mendapatkan uang Indonesia," terangnya.
Jadi kalau hutang mata uang asing, ada devaluasi atau
perubahan, terus nilainya berlipat kali, you enggak bisa bayar, bagaimana tanggung
jawabmu kepada bank atau pihak ketiga tadi. Jangan tamak, tapi you harus punya
perasaan perhitungan tanggung jawab. Ini yang menyelamatkan kami dari setiap
krisis apapun," imbuhnya.