WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kebijakan pengembalian dana penuh untuk Hammersonic Festival 2026 memicu berbagai tanggapan dari kalangan pengamat musik.
Kritikus musik ekstrem, Ghulam Tufail, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diduga kuat dipengaruhi oleh tekanan dari penggemar setelah sejumlah line-up internasional batal tampil akibat situasi geopolitik global yang tidak menentu.
Baca Juga:
Lonjakan Harga Minyak Goreng Picu Kekhawatiran, DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat
Ia menilai, kondisi ini membuat ekspektasi penonton berubah, terlebih banyak di antara mereka yang sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari, mulai dari memesan akomodasi hingga membeli tiket perjalanan menuju Jakarta.
"Informasi ini mendadak sekali, banyak penggemar yang sudah menyewa penginapan dan membayar perjalanan ke Jakarta. Mudah-mudahan masih ada kesempatan untuk menonton," katanya dalam akun Instagram pribadinya, Kamis, 23 April 2026.
Ghulam menambahkan bahwa langkah promotor memberikan opsi pengembalian dana secara penuh merupakan keputusan yang cukup bijak di tengah situasi yang berkembang.
Baca Juga:
Kanada Soroti Peran Strategis Indonesia, ICA-CEPA Jadi Kunci Kemitraan Masa Depan
Meski begitu, ia menyoroti pentingnya keterbukaan informasi dari pihak penyelenggara agar tidak menimbulkan spekulasi maupun kebingungan di kalangan penggemar musik metal.
Gelombang tuntutan refund disebut semakin menguat setelah muncul kritik terhadap salah satu line-up pengganti dari luar negeri, Nocturnal Nihil.
Sejumlah penggemar menilai band tersebut tidak sebanding dengan penampil sebelumnya yang batal hadir.