"Definisi dasar dari lucid dream adalah saat Anda berada dalam mimpi,
Anda menjadi sadar akan fakta bahwa Anda sedang bermimpi," kata Dr Roth.
Berbagai penelitian memperkirakan sekitar setengah dari populasi dunia
mengalami lucid dream, sebagaimana
dikutip ikutrame.com dari Health Essentials.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Ada banyak yang kurang diketahui tentang orang-orang yang mengaku memiliki
kemampuan untuk mengendalikan atau memanipulasi mimpi mereka.
"Penelitian tentang lucid dream
sebagian besar bergantung pada laporan diri orang yang bermimpi. Ada beberapa
cara objektif untuk mengukur lucid dream,"
tambah Dr Roth.
"Apakah itu lucid dream,
mimpi biasa atau mimpi buruk, itu adalah hal yang sangat sulit untuk diukur
secara objektif," lanjutnya.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
"Ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengetahui kapan
seseorang berada dalam tidur REM. Jika diamati dengan polisomnogram atau pemindai MRI, kita dapat melihat perubahan otak. Tapi kami bahkan tidak
bisa mengetahui dengan tepat kapan orang benar-benar bermimpi," tandasnya.
Penyebab Lucid Dream