WAHANANEWS.CO - Perasaan cemas yang diam-diam muncul setiap Minggu malam ternyata bukan sekadar rasa malas menghadapi hari Senin, melainkan fenomena psikologis yang dikenal sebagai Sunday scaries dan bisa berdampak nyata pada kesehatan mental.
Kondisi ini membuat banyak orang mengalami kecemasan, sulit tidur, sakit kepala, hingga perasaan tertekan yang merusak kualitas akhir pekan, terutama saat pikiran mulai dipenuhi beban pekerjaan atau aktivitas minggu depan pada Senin (20/4/2026).
Baca Juga:
Warga Bitung Geger, Suara Misterius dari Dalam Tanah Diselidiki BMKG
Mengutip Cleveland Clinic, Sunday scaries terjadi ketika pikiran dipenuhi kekhawatiran tentang pekerjaan yang menumpuk, jadwal padat, atau tugas yang belum selesai, sehingga tubuh merespons dengan meningkatkan hormon stres meski sedang tidak bekerja.
Sementara itu, data dari Verywell Mind menunjukkan fenomena ini sangat umum, terutama pada generasi muda, dengan sekitar 94 persen Gen Z, 91 persen milenial, 72 persen Gen X, dan 69 persen baby boomer pernah mengalaminya.
Hal ini menegaskan bahwa Sunday scaries bukan masalah individu semata, melainkan bagian dari tekanan hidup modern dan sulitnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Baca Juga:
Kolombia Siap Suntik Mati 80 Kuda Nil, Ini Alasannya
Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar Minggu tetap terasa menenangkan dan tidak berubah menjadi sumber stres.
Pertama, menjaga pola tidur tetap konsisten baik di hari kerja maupun akhir pekan agar tubuh tidak mengalami kelelahan berlebih akibat perubahan jam tidur.
Kedua, menuangkan isi pikiran dengan menuliskan hal-hal yang mengganggu agar beban mental tidak terus berputar di kepala.