"Iklan itu kemudian menstimulus otak bagian depan, maka langsung muncul craving, ingin bermain judi dengan mengklik link-nya," ujar Siste.
Dampak kecanduan judi online tidak hanya bersifat psikologis tetapi juga fisik.
Baca Juga:
Judol Beromset Puluhan Juta Perhari Bebas Beroperasi di Jalan Rakyat Medan Perjuangan
Gejala seperti kecemasan, jantung berdebar, hingga gemetar dapat muncul saat seseorang tidak berjudi.
Kondisi ini menyerupai gejala withdrawal syndrome yang juga ditemukan pada kecanduan zat adiktif.
Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi depresi berat hingga munculnya keinginan untuk mengakhiri hidup.
Baca Juga:
Terbongkar, Bos Judol Oei Hengky Samarkan Bisnis Judi Lewat Perusahaan IT
Selain itu, kecanduan judi sering memicu efek domino dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
Banyak individu terjebak dalam lingkaran utang akibat meminjam uang dari layanan pinjaman online untuk terus berjudi.
Ketika mengalami kekalahan, mereka cenderung kembali meminjam uang dengan harapan dapat menutup kerugian sebelumnya.