WahanaNews.co, Jakarta - Setelah melakukan penerbangan, biasanya wisatawan sering merasa lelah, pusing atau seringkali menyebutnya jet lag. Ini alasannya.
Menurut Mayo Clinic, jet lag berarti gangguan tidur sementara yang bisa mempengaruhi siapa saja yang bepergian dengan cepat melintasi berbagai zona waktu. Jam internal tubuh kita tetap berada di satu zona waktu, sementara fisik kita melakukan perjalanan ke zona lain.
Baca Juga:
Harga Avtur Rp29.116 per liter, Harga Tiket Pesawat Bakal Naik 50%
Hal ini berlawanan dengan kepercayaan yang banyak diketahui orang, jet lag tidak disebabkan kurang tidur.
Melansir detikcom, berikut alasan traveler jet lag:
1. Dehidrasi
Baca Juga:
Bikin Langit Makin Sesak, Ini Dia 10 Bandara Paling Kotor di Dunia
Bukan rahasia lagi kalau suasana udara di kabin pesawat sangat kering. Menurut The Points Guy, hal ini disebabkan oleh ketinggian. Namun juga karena sistem penyaringan pesawat yang tak bisa membuat udara selembab di daratan.
Ditambah lagi, konsumsi minuman berkafein atau beralkohol bisa membuat orang sering mengalami kulit kering, sakit kepala dan pusing.
2. Ketinggian dan Tekanan Pesawat