"SRU II melakukan pencarian menggunakan alat berat ekskavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju tepi danau, dan SRU III melakukan pencarian menggunakan alat berat ekskavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju arah bukit. Selain itu tim nanti juga akan dibantu anjing pelacak dari pihak kepolisian," kata Budiono.
Ia menambahkan bahwa pada hari keempat, tim penyelamat gabungan terus melaksanakan upaya perluasan pencarian terhadap individu yang hingga saat ini belum ditemukan setelah kejadian banjir bandang dan longsor pada malam Jumat (1/12/2023) lalu.
Baca Juga:
Banjir di Wilayah Batu Silangit Simalungun Diduga Dampak Pembangunan Ruas Tol
"Bertujuan untuk mencari korban yang masih belum ditemukan, tim penyelamat gabungan terus meluaskan wilayah pencarian. Saat ini, terdapat 10 orang yang masih dianggap hilang," ungkap Budiono.
Tim penyelamat gabungan turun dengan beberapa peralatan mountaineering untuk memaksimalkan proses pencarian, mengingat materi longsor dan batuan yang terbawa oleh banjir cukup memberikan kesulitan bagi petugas.
Selain itu, tim penyelamat gabungan juga menggunakan satu unit drone yang dilengkapi dengan teknologi pembaca suhu untuk melakukan pencarian dari udara.
Baca Juga:
PLN UID Sulutenggo Salurkan Bantuan TJSL untuk Korban Banjir di Manado
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.