WahanaNews.co | Gempa Banten magnitudo 5,5 terjadi di kedalaman 10 km, pada Jumat (4/2) sore. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Meski demikian, getaran Gempa Banten dirasakan sejumlah daerah.
Baca Juga:
Kontur Makin Rapat, Tanda Bahaya Gempa di Indonesia Semakin Meningkat
Menurut infoBMKG, getaran kencang gempa terasa hingga Pelabuhan Ratu, Malingping, Bayah, Cihara, Panggarangan, Ciptagelar, Wanasalam, Sukabumi, Rangkasbitung, Cireunghas, Cikeusik, Sawarna, Pengalengan, Jakarta, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan dan Parung Panjang.
Sejumlah warga yang turut merasakan getaran gempa menjadi panik.
"Gempaaa, terasa banget kenceng," kata Wisnu, seorang warga Tangerang Selatan.
Baca Juga:
Alung DPO Narkotika 58 Kg tidak Dihadirkan saat Konferensi Pers, Kapolda Jambi: Menjadi Penegak Hukum Tidak Boleh Melanggar Hukum
Senada, Eriza, yang merupakan warga Bogor turut merasakan kencangnya getaran Gempa Banten.
"Di Bogor berasa juga gempanya. Warga pada keluar rumah nih," katanya.
Hingga berita ini diturunkan belum diketahui dampak dari Gempa Banten Magnitudo 5,5 tersebut. [rin]