WAHANANEWS.CO, Jakarta - Suasana hangat Idulfitri 1447 H masih terasa di berbagai sudut Jakarta hingga H+2 Lebaran. Masyarakat menikmati momen berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi, hingga berwisata di dalam kota dengan aman dan nyaman. Di balik kelancaran tersebut, pasokan listrik yang andal dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menjadi salah satu faktor kunci yang menjaga aktivitas tetap berjalan tanpa hambatan.
Sejak awal Ramadan hingga Idulfitri, PLN UID Jakarta Raya terus memastikan listrik tetap hadir di setiap momen penting masyarakat. Dari malam takbiran yang semarak, pelaksanaan salat Idulfitri di berbagai masjid, hingga aktivitas silaturahmi dan hiburan keluarga, seluruhnya didukung oleh sistem kelistrikan yang stabil.
Baca Juga:
Mudik Nyaman, Akses Layanan Kelistrikan Dari Mana Saja Pakai PLN Mobile
Beban puncak pada Idulfitri tahun 2026 ini tercatat sebesar 3.886 MW, meningkat 1,3% dibanding tahun 2025. Dari sisi pasokan, kondisi kelistrikan Jakarta Raya berada dalam status aman dengan daya mampu mencapai 10.997 MW.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan bahwa keandalan listrik bukan sekadar angka, tetapi tentang memastikan setiap momen kebahagiaan masyarakat dapat berlangsung tanpa gangguan.
“Di momen Lebaran, listrik memiliki peran penting dalam menghadirkan kehangatan—mulai dari penerangan saat berkumpul bersama keluarga hingga mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Alhamdulillah, kami dapat menjaga keandalan tersebut sehingga masyarakat bisa merayakan Idulfitri dengan nyaman,” ujar Andy Adcha.
Baca Juga:
Tips Amankan Listrik di Rumah Selama Mudik dari PLN
Berbagai peralatan pendukung juga disiagakan, mulai dari 3 unit genset, 61 Unit Gardu Bergerak (UGB), hingga 58 unit UPS. PLN juga menghadirkan 17 posko siaga dan 6 posko mudik yang siap merespons kebutuhan masyarakat secara cepat. PLN UID Jakarta Raya juga memastikan 673 unit SPKLU di wilayah Jabodetabek dalam kondisi siap digunakan. Kehadiran SPKLU ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik untuk tetap dapat beraktifitas selama Idulfitri.
Moch. Andy Adchaminoerdin juga menambahkan bahwa kesiapan PLN merupakan hasil kerja bersama seluruh petugas yang siaga tanpa henti selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Petugas kami selalu bersiaga di lapangan maupun di _command center_ selama 24 jam. Ini adalah bentuk komitmen PLN untuk selalu hadir melayani masyarakat, terutama di momen penting seperti Lebaran,” tambah Andy Adcha.