Dua anggota DPRD TTU yang disebut dalam peristiwa tersebut, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani, membantah telah melakukan intimidasi terhadap dr. Icha maupun tenaga kesehatan lainnya.
"Kami tidak pernah berniat mengintimidasi tenaga medis," kata Therensius.
Baca Juga:
Kerap Dibully dan Fotonya Dijadikan Stiker, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Kantor
Therensius menyebut informasi yang beredar terkait peristiwa tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.
"Informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi," kata Therensius.
Ia mengakui nada bicaranya sempat meninggi saat berada di rumah sakit.
Baca Juga:
Sergey Brin Rogoh Rp1,8 Triliun demi Gagalkan Pajak Miliarder California, Apa yang Ditakutkan?
Namun, Therensius menyatakan nada bicara itu meninggi karena situasi panik melihat kondisi pasien, bukan karena ada niat mengintimidasi dokter.
"Kami akui dalam situasi itu nada bicara memang sempat meninggi karena panik melihat kondisi pasien," ujarnya.
Therensius kembali menegaskan dirinya tidak memiliki niat menekan dokter maupun tenaga kesehatan yang bertugas.