Dua anggota DPRD TTU yang disebut dalam peristiwa tersebut, Therensius Lazakar dan Norbertus Tubani, membantah telah melakukan intimidasi terhadap dr. Icha maupun tenaga kesehatan lainnya.
"Kami tidak pernah berniat mengintimidasi tenaga medis," kata Therensius.
Baca Juga:
Lima Peserta Meninggal, DPR Desak Kemenhan Hentikan Sementara Latsarmil Kopdes
Therensius menyebut informasi yang beredar terkait peristiwa tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi.
"Informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya terjadi," kata Therensius.
Ia mengakui nada bicaranya sempat meninggi saat berada di rumah sakit.
Baca Juga:
PLN Watch Dorong Sistem Digital Pengawasan Batubara, Kadar Kalori PLTU Tak Boleh Dimainkan
Namun, Therensius menyatakan nada bicara itu meninggi karena situasi panik melihat kondisi pasien, bukan karena ada niat mengintimidasi dokter.
"Kami akui dalam situasi itu nada bicara memang sempat meninggi karena panik melihat kondisi pasien," ujarnya.
Therensius kembali menegaskan dirinya tidak memiliki niat menekan dokter maupun tenaga kesehatan yang bertugas.