"Tetapi sama sekali tidak ada niat untuk mengintimidasi dokter ataupun tenaga kesehatan," ujarnya.
Sementara itu, Norbertus Tubani mengatakan dirinya bersama Therensius hanya meminta penjelasan mengenai kondisi pasien.
Baca Juga:
Kerap Dibully dan Fotonya Dijadikan Stiker, Pegawai Diskominfo Kukar Nekat Bakar Kantor
Norbertus menyebut mereka juga telah menyampaikan ucapan terima kasih dan permohonan maaf setelah memperoleh penjelasan dari dokter.
Permohonan maaf itu disebut disampaikan kepada Direktur RS Leona, dokter, dan tenaga kesehatan yang bertugas.
Kasus meninggalnya dr. Icha mendapat perhatian luas di Nusa Tenggara Timur karena menyangkut perlindungan tenaga kesehatan saat menjalankan tugas profesional.
Baca Juga:
Sergey Brin Rogoh Rp1,8 Triliun demi Gagalkan Pajak Miliarder California, Apa yang Ditakutkan?
Kasus ini juga menyoroti pentingnya komunikasi antara tenaga medis dan keluarga pasien dalam situasi darurat.
Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya dr. Icha masih dalam penyelidikan kepolisian.
Aparat kepolisian juga masih mendalami barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.