Peminjaman uang dengan mengatasnamakan Kelurahan Duri Kepa ini sudah dibantah sang Lurah, Marhali.
Marhali mengaku tak tahu-menahu soal uang ratusan juta yang dipinjam atas nama Kelurahan Duri Kepa itu.
Baca Juga:
Viral Pedagang Kopi Luka di Jakarta Barat, Polisi Luruskan: Pelaku Satu Orang
"Lurahnya tidak mengakui, bilang tidak pernah menerima uang pinjaman dari saya," tuturnya.
Padahal, riwayat transfer dana yang sudah dilakukan Sandra ke pihak Kelurahan Duri Kepa terdata di rekening koran.
"Bapak Lurah kan punya hak untuk mencetak rekening koran kelurahan, silakan cetak saja transferan dari saya. Saya transfer dari rekening pribadi saya," kata dia.
Baca Juga:
Misteri Ibu dan Anak Tewas di Toren Air, Berawal dari Laporan Anak Laki-Laki
Hal ini kemudian yang membuat Sandra geram dan akhirnya melaporkan Marhali ke pihak kepolisian pada 25 Oktober 2021 lalu.
"Yang saya laporkan bukan Bendahara, tapi Lurahnya yang saya laporkan. Karena pejabat tertinggi di sana Lurah, bukan Bendahara," ucapnya.