Menurut Aca, anaknya itu mulai bertugas ke Papua sejak Agustus 2021.
Sebelum insiden penyerangan, kata Aca, Serda Rizal berencana akan pulang ke kampung halaman pada bulan Mei ini.
Baca Juga:
Diburu Sejak Lama, Pulan Wonda Akhirnya Tumbang di Tangan Aparat
"Tentu kami sangat kehilangan, dia anak yang baik. Tapi mau bagaimana lagi, ini sudah kejadian," kata Aca, sambil meneteskan air matanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Serda Rizal gugur diserang KKB di Pos TNI Gomer, Kabupaten Puncak, Papua.
Selain Serda Rizal, dua prajurit lainnya juga gugur, yakni Pratu Baraza dan Pratu Rahman.
Baca Juga:
KKB Mengaku Dalang Penembakan TNI di Maybrat, Dua Prajurit Gugur
"Dari dua prajurit TNI yang tertembak, satu orang meninggal dunia di tempat atas nama Serda Rizal. Sedangan Pratu Baraza yang terkena tembakan di bagian perut, setelah mendapat penanganan di Puskesmas Ilaga, Kabupaten Puncak namun tidak tertolong sehingga meninggal dunia," ujar Kolonel Inf Aqsha Erlangga, Kapendam XVII/Cenderawasih. [bay]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.