WahanaNews.co | Saat terjadi gempa berkekuatan 7,5 magnitudo Selasa (10/1/2023) dini hari, warga di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku berhamburan keluar dari rumah.
Warga panik lantaran getaran gempa terasa kuat dan cukup lama.
Baca Juga:
Peta Gempa 2024 Ungkap 14 Zona Megathrust Baru, Ancaman Makin Terukur
“Gempa paling kuat sekali dan sangat lama hampir satu menit kita rasa guncangannya di sini, kita semua lari dari rumah,” kata Arthur, melansir Kompas.com, Selasa (10/1/2023).
Warga kian panik hingga berlarian ke dataran tinggi ketika Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini tsunami.
Saat ini BMKG telah mencabut peringatan dini tsunami tersebut.
Baca Juga:
Buleleng Diguncang 9 Kali Gempa, BMKG Ungkap Aktivitas Sesar Aktif
“Apalagi pas kita tahu ada peringatan dini tsunami semua panik, anak-anak kecil termausk ornag dewasa, kami menangis, semua lari ke ketinggian,” katanya.
Arthur mengaku ia dan keluarganya memilih lari ke kawasan Porois Dua karena tempat itu merupakan salah satu lokasi dataran tinggi.
“Banyak orang tadi lari ke Poros Dua, ada yang jalan kaki ada yang lari dan pakai kendaraan jadi tadi banyak,” katanya.