WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ditengah euforia mudik Lebaran, ada dedikasi yang tak terlihat namun sangat vital bagi kenyamanan masyarakat. Riki Waberta (36), Team Leader Keandalan Istana PLN UP3 Menteng di bawah PLN UID Jakarta Raya, memilih tetap bertugas dan menunda mudik demi memastikan listrik tetap andal, khususnya di objek vital kenegaraan.
Pria asal Bengkulu yang telah bergabung dengan PLN sejak 2018 ini sudah empat tahun berturut-turut tidak pulang kampung. Baginya, momentum Idulfitri justru menjadi periode paling krusial dalam menjaga sistem kelistrikan tetap prima.
Baca Juga:
Tips Amankan Listrik di Rumah Selama Mudik dari PLN
“Tugas kami memastikan listrik di objek VVIP seperti Istana Kepresidenan tetap andal, dengan sistem berlapis dan backup tanpa kedip. Tidak boleh ada celah gangguan, terutama di momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri,” ujar Riki.
Lebaran yang identik dengan kebersamaan keluarga justru ia jalani dalam kondisi siaga. Meski mengaku rindu, Riki memilih menempatkan tanggung jawab di atas segalanya.
“Pasti ada rasa sedih tidak bisa berkumpul dengan keluarga. Tapi saya selalu berpikir, kalau saya tidak di sini, siapa yang memastikan listrik tetap menyala untuk jutaan masyarakat?” ungkapnya.
Baca Juga:
Gaspol Mudik Listrik! PLN UID Jakarta Raya Siapkan 673 SPKLU dan Cashback Hingga 100%
Dalam kondisi siaga Lebaran, tantangan yang dihadapi tidak ringan. Lonjakan beban listrik, potensi gangguan, serta tuntutan kesiapan 24 jam menjadi bagian dari tanggung jawab yang harus dijalankan tanpa kompromi.
“Waktu paling menegangkan biasanya menjelang malam takbiran dan Salat Id. Tekanan tinggi, karena kami tahu listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat di momen tersebut,” jelasnya.
Meski berada di balik layar, Riki dan tim memiliki peran besar dalam memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman.