WahanaNews.co | Sesosok
perempuan terlihat berbuat mesum dengan sejumlah pria secara bergantian, di
sebuah emperan toko. Peristiwa ini terlihat dalam tayangan rekaman CCTV yang
viral di media sosial.
Baca Juga:
Polisi Temukan Pisau dan 12 CCTV di TKP Mahasiswi Unpad Dilindas Motor
Video rekaman CCTV ini salah satunya diunggah di Instagram
oleh akun @pekalonganinfo. Setelah ditelusuri, ternyata dugaan perbuatan mesum
itu terjadi di depan ruko di tepi Jalur Pantura, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan
Bener, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.
Dugaan aksi mesum itu terekam CCTV yang terpasang sebuah
sebuah ruko. Salah seorang karyawan ruko berinisial R (42) tersebut mengatakan,
dugaan perbuatan mesum itu terjadi pada Kamis (8/3/2021) malam sekitar.
Perempuan itu didatangi sejumlah pria yang mengenakan sepeda motor secara bergantian dan berbuat mesum.
"Iya betul, kejadiannya hari Kamis malam. Perempuan itu
sudah dua hari setiap malam ada di depan ruko itu," katanya.
Baca Juga:
Menantu Jadi Dalang Pembunuhan Lansia di Pekanbaru, Empat Pelaku Ditangkap
R menceritakan, perempuan yang terekam CCTV sebelumnya tidak
pernah ada di kawasan ruko tersebut. Perempuan itu hanya terlihat selama dua hari
saat malam hari. Informasi yang ia dapat, perempuan itu lebih sering mangkal di
jembatan saat malam hari.
"Dia orang nakal, ya kelihatan dari penampilannya.
Kalau dari sisi pakaiannya saya gak
tahu, kan malam hari gak terlihat, apalagi jam 12 malam," ujarnya.
Untuk ruko di kawasan Jalan Ahmad Yani, lanjut R, biasanya
tutup sekitar pukul 20.00 WIB. Namun untuk karyawan biasanya pulang sekitar
pukul 15.00 WIB. R pun mengaku tidak kenal dengan perempuan yang terekam di
CCTV tersebut.
"Ya saya gak kenal lah sama orangnya, kan baru lihat.
Apalagi pelanggannya, saya juga gak tahu lah," jelasnya.
Sementara itu, Kasi Opdal Satpol PP Kabupaten Pekalongan,
Sunarso mengatakan, selama patroli belum pernah menemukan kejadian seperti yang
terekam di CCTV tersebut. Bahkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima
laporan resmi dari warga terkait dugaan perbuatan mesum itu.
"Ya kami tetap perintahkan anggotanya untuk mengecek
lokasi itu. Kita juga sudah patroli di kawasan Pantura dan belum membuahkan
hasil," tutunya.
Sunarso mengaku, selama ini pihaknya sudah sering melakukan
patroli saat malam hari. Dan laporan atau keluhan yang sering ia dapat dari
warga adalah tentang maraknya anak punk. Terkait laporan warga ini, ia pun
sudah melakukan patroli dan melakukan pembinaan.
"Laporan yang sering masuk soal anak pank. Ini pun
sudah kami lakukan penindakan," pungkasnya. [qnt]