3. Latih anak membuat keputusan keuangan
Ajak anak untuk mulai membuat keputusan tentang uangnya sendiri.
Baca Juga:
Menaker Tegaskan Bonus Hari Raya Bukan THR, Bergantung Kebijakan Perusahaan
Misalnya, berikan mereka pilihan: membeli mainan sekarang atau menabung lebih lama untuk mendapatkan barang yang lebih besar.
Dengan cara ini, anak belajar membedakan antara keinginan dan kebutuhan. Mereka juga akan lebih paham bahwa setiap keputusan keuangan memiliki konsekuensi, sehingga lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang.
4. Beri apresiasi saat anak berhasil menabung
Anak-anak akan lebih termotivasi jika ada penghargaan atas usaha mereka. Saat mereka berhasil mencapai target tabungan, berikan apresiasi kecil, seperti tambahan uang saku, izin membeli barang impian mereka, atau sekadar pujian.
Baca Juga:
Pamer Uang Baru Rp3 Miliar, Pria Pasuruan Bikin Geger hingga BI dan Polisi Turun Tangan
Dengan begitu, mereka akan merasa lebih dihargai dan semakin semangat dalam menabung serta mengelola uang dengan baik.
5. Pantau penggunaan uang anak secara bijak
Sebagai orang tua, tetaplah memberikan ruang bagi anak untuk belajar mengelola uang sendiri, tetapi tetap pantau kebiasaannya. Jika mereka menggunakan rekening digital, pastikan fitur pemantauan saldo dan transaksi tetap aktif di aplikasi orang tua. Dengan begitu, Anda bisa memberikan arahan jika anak mulai boros atau belum memahami cara mengatur keuangan dengan baik. Selamat mencoba.