“Pemerintah Provinsi Bengkulu sangat mengapresiasi kolaborasi dengan PLN. Program penyambungan listrik gratis ini membuktikan bahwa ketika Pemerintah dan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) berjalan beriringan, manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Listrik bukan sekadar penerangan, tetapi fondasi untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Program BPBL sendiri merupakan inisiatif strategis dari Kementerian ESDM sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik mandiri.
Baca Juga:
PLN Catat Rekor Transaksi SPKLU Tertinggi Saat Mudik Lebaran 2026
Penyalaan simbolis dilakukan di salah satu rumah penerima manfaat, ditandai dengan pemasangan kWh meter serta penyalaan instalasi listrik secara langsung.
Momen tersebut disambut tepuk tangan dan rasa syukur warga yang telah lama menantikan hadirnya listrik di rumah mereka.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan prioritas utama PLN dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan dan inklusif.
Baca Juga:
Tak Mudik Demi Tugas, Ini Perjuangan Petugas PLN Jaga Listrik Saat Lebaran
PLN, lanjutnya, siap mendukung penuh pelaksanaan BPBL bersama pemerintah melalui Kementerian ESDM.
Hayati, salah satu penerima manfaat program BPBL di Lebong Tambang, Kabupaten Lebong kini dapat menggunakan peralatan elektronik sendiri semenjak mendapatkan bantuan pemasangan listrik gratis di rumahnya.
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, kami siap all out menyukseskan Program BPBL. Bagi kami, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN akan memastikan seluruh warga, tanpa terkecuali, dapat menikmati listrik,” jelas Darmawan.